Waralaba | Waralaba Murah | Pameran Waralaba  

Tawaran Bisnis Menggiurkan Ayam Geprek Khas Solo, Ayam Keprabon

Akhir-akhir ini makanan kuliner khas nusantara menjadi primadona dalam dunia usaha. Salah satu yang mampu mendulang keuntungan besar adalah bisnis ayam geprek khas Surakarta, dengan rasa khasnya yang gurih serta bercampur dengan rasa pedas sangat menggoda untuk dinikmati. Ayam Geprek ini dimasak krispi dan dengan cara penyajian yang khas yakni daging ayam disuir-suir, setelah itu daging ayam yang disuir tersebut di geprek dengan cabai.

Rumah makan dengan menu ayam geprek paling laris di Solo beralamat di Jln. Teuku Umar No. 30, Keprabon. Rumah makan ayam keprabon ini memiliki menu favorit yakni ayam  geprek blenger Mozarela. Yang unik dari menu favorit ini adalah siraman topping keju Mozarela. Dengan lelehan keju yang telah dipanaskan tersebut diatas suiran daging ayam dan dengan tambahan telur goreng sangat menggoda untuk segera dilahap.

Rumah makan Ayam Keparabon ini telah berdiri semenjak tahun 2015 lalu. Dengan kejelian sang pemilik rumah makan yang mempu membaca peluang bisnis kuliner di daerah Surakarta dengan banyak persaingan ketat soal kulinernya. Dengan begitu sang Owner berhasil menjadi pembeda dan banyak pelanggan dengan keuntungan menjanjikan, tidak hanya itu saja ternyata sang pemilik memang memiliki kemampuan memasak yang luar biasa.

“Kami rumah makan Ayam Keprabon yang menawarkan menu ayam geprek pedas dan ayam kremes sebagai manu terbaik kami,” ujar sang pemilik Ayam Keprabon, Yonathan Sebastians. Memang berbagai menu juga ditawarkan rumah makan ayam keprabon tersebut, seperti paket geprek nasi, paket geprek jumbo, dan paket geprek blenger. Tidak hanya itu saja, rumah makan tersebut juga menawarkan banyakk menu seperti sayuran asem, kangkung dan jamur-jamur tumis.

Menarik untuk dicoba semuanya, dijamin bisa memuaskan nafsu makan Anda. Dengan cukup merogoh kocek sekitar Rp.15.000 hingga 20.000, Anda bisa menikmati banyak menu andalan ayam geprek keprabon. “Yang jelas, harga yang kami patok untuk makanan ayam keprabon di solo ini hanya sekitar 15ribu sampai 20 ribu udah bisa menikmati ayam geprek dengan kenyang.” Jelas Yonathan.

Khas dari ayam geprek milik Yonathan ini adalah bahan baku yang berbeda, pilihan sambal pedas dengan levelnya. Bahan baku daging ayam yang digunakan adalah daging terbaik yang ditaburi dogoreng dengan tepung dan di “geprek/dipukul/pukul” dan pada bagian atasnya disiram dengan sambel yang memiliki level pedas dari 0-5.

“Tersedia level sambel dari 0-5, sambelnya juga bukan sambel mentah namun sudah berupa sambal bawang yang sudah matang dan memiliki aroma serta citarasa khas menggigit. Kami juga tambahkan toping telur dan juga keju mozzarella terbaik,” jelasnya.

Selain itu, Ia juga menambahkan bahwa ayam keprabon memiliki banyak keunggulan diantaranya yakni geprek blenger yang ditaburi keju dan telur serta ditambahkan menggunankan nasi kerikil. Kelebihan lainnya dari ayam geprek keprabon adalah cabe yang digunakan adalah cabe mentah, biar lebih menantang untuk bisa mendapatkan sensasi dari rasa pedas alami.

Ayam Keprabon juga menawarkan paket investasi untuk mengembangkan usaha dan membagi keuntungan agar bisa dinikmati oleh orang lain. Paket waralaba miliknya ini pertama ada tipe silver dengan nominal 75juta, gold dengan nominal 105juta, dan foodcourt dengan nominal 75juta. Saat ini ayamgeprek milik Jonathan ini sudah memiliki 2 gerai di kota Surakarta, Ia juga mengembangkan 5 franchisee di wilayah Jakarta, Banjarmasin, dan Sragen.

Keuntungan ayam geprek ini sangat menggiurkan dan trus meningkat, dengan omset per gerai pada tahun 2016 ini sudah mencapai rata-rata Rp.200 jura/ bulan atau sekitar 6.5 juta/ hari.

“Kedepannya nanti  ayam keprabon ini akan berlanjut secara bertahap, pertama di 2017 ingin mencapai target penetrasi Jateng hingga DIY dan juga seJabodetabek menjadi sasaran penting utama.” Pungkas Yonathan.

[daipho_keywords]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here